Sunday, June 3, 2018

Keluarga Power ranger pergi Ke bukit Tinggi ( Cerpen 1 )



Jalan jalan memang asik. Ini perjalanan pertama saya dengan istri sehabis menikah. Memang jalan jalan ini sudah kami targetkan dari bulan sebelumnya. Awalnya kami membuat target detinasi yg mana yg akan dituju, ada beberapa destinasi wisata yg bagus dan tentunya dengan budget yg tidak banyak. Akhirnya dengan mengeleminasi beberapa wisata kami bertujuan berlibur ke bukit tinggi sumbar. 

Waktu yg singkat membuat kami memilih wisata yg terdekat dekat saja, karna memang terlalu jauh juga menguras tenaga dan waktu. Udara sumbar terasa berbeda dengan diwilayah riau, khususnya pekanbaru yg panas dan angin yg sedikit berhembus membuat terasa gerah dibadan. Sudah tak heran lagi sumbar dengan diapit bukit dan gunung membuat udaranya segar dan dingin. 

Sesampai dibukit tinggi mulailah pencarian hotel dilaksanakan, dengan memilih area dekat jam gadang. Sudah targetnya area jam gadang untuk tujuan jalan jalan malam keliling jam gadang dengan berjalan kaki. 

Pagi hari yg dingin, kami mulai bergegas menuju wisata tembok cina yg berada dekat dengan lobang japan. Nama tembok cina ini diberikan karna mirip dengan tembok cina dengan jalan yg panjang menyusuri hutan ngarai. Diperjalanan kita disugui beraneka ragam tumbuhan yg rindang dan hamparan sawah yg luas tak jarang kicauan burung bernyayi terdengar.jika nafas masih panjang, sudi kiranya melanjurkan untuk sampai dipuncak tertingginya tembok cina ini. Diasana kita diberikan pemandangan yg tidak kalah cantiknya seperti menaiki puncak gunung. 

Setelah menikmati tembok cina besoknya kami akan pulang kepekanbaru, tidak sah rasanya ke ranah minang kalo tidak pergi ke rumah gadang. Konon katanya rumah gadang ini dibuat untuk perkumpulan semua suku diminang. Tempatnya ninik  mamak berdiskusi saling berpendapat menghasilkan mufakat. Adat bersandi sarak, sarak bersandi kitabullah. Rumah gadang ini bertempat di batusangkar, kurang lebih 1 jam setengah dari bukit tinggi. Bagi pengunjung yang penasaran dengan berbagai suku minang, kita bisa masuk kedalam rumah gadang ini melihat sejarah lama minangkabau. Menarik bukan, liburan sambil belajar. 

Rumah gadang mari kita simpan sebagai destinasi untuk anak kita nanti, sekarang kami akan bercerita wisata bawah bumi. 
Kira kira semua pasti sudah terpikir, benar caving jawabanya atau goa. Goa ngalau bagi yg suka galau. Upps. Goa ini terletak dipayakumbuh tepatnya. Dari jalan lintas bukit payakumbuh terpampang jelas nama goa ngalau ini. Jalan menuju kesana dengan mengikuti jalur bukit keatas, jalanya lumayan kecil mengharuskan kita hati hati dalam mengemudi. Sepanjang jalan banyak monyet monyet yg menyambut kedatangan rajanya. Hhhhmm. Monyet disepanjang jalan menghibur penglihatan karna memang sangat jarang kita jumpai hal seperti itu dikota. memasuki goa harus dengan pemandu yam cukup bayar 20 ribi saja kita sudah dipandu melihat lihat indahnya goa. Bagi yg pertama kali melihat stalatmit batu yg kebawah itu loh, pelajaran IPS dulu ternyata memang benar. Guru tidak berbohong. Gema suara sangat jalas terdengar pantulanya. Indahnya goa berbeda dengan indahnya hutan, digoa alam memberikan suasana dingin, beraneka ragam warna batu dan air mengalir yg indah dinikmati. Satu demi satu melangkah sambil melihat kesana kemari terkagum dengan ALLAH utama, kebesaran dan keindahan alam ini. 

Demikian sedikit ulasan tekan tekan jari kami. Semoga bermanfaat bagi pembaca. Salam kukangbougenville.